name='rating'/> Aku harus apa atau kau harus kuapakan
Hisnindarsyah dokterGeJe

Sungguh bingung aku , apa maumu 

Kausuruh aku tinggal dirumah
Kau malah buat aturan yang mempermudahmu bepergian, sesukamu

Kausuruh aku memakai ini itu, begini dan begitu, kau malah melakukannya, 
Hanya setengah setengah, setengah hati

Kau suruh aku menjelaskan, 
Penjelasanku tak kaupedulikan

Kausuruh aku memberi bukti, data dan fakta, Ketika kusampaikan apa adanya,
Kau lebih percaya hoax dan bilang akal akalanku saja untuk membela diri, menguntungkan diri sendiri. 

Kuberikan jaminan dan janji, ini ikhtiar yang lebih baik, kau anggap omong kosong dan pencitraan. Konspirasi. 

Kuajak kembali pada Tuhan, kau anggap Tuhan hanya jadi alat pembenaran dari beribu alasan.

Dan kala ku diam
Kau terus saja mencecarku,
Berkata tanpa jeda..
Menganggap semua yang kulakukan,
Tak pernah ada , tak berarti apa apa.

Lalu aku harus apa? 
Karepmu iku yo opo?

Kau suruh aku berikhtiar, 
aku ikhtiar, kau curiga dan tak percaya
Kau suruh aku jangan bertingkah,
Aku diam, kaupun tak tenang
Kau bilang aku bebas bersegala, 
Tapi kau curigai segala yang kukerja

Kausuruh aku berpikir, aku berpikir, 
Malah kau anggap Tuhan telah hilang
Kau suruh aku jadi teladan,
Aku berusaha benar, kau terbakar
Kau suruh aku maju berikhtiar, aku berikhtiar , kau cerca dan curiga

Katakan aku harus apa? Karepmu yo opo? 

Kau suruh aku jangan bohong, 
Aku jujur, kau tak percaya
Bahkan kau tipu aku

Kau suruh aku tenang dan sabar
Aku tafakur, kau injak terus harga diriku
Kau suruh aku bertanggung jawab,
Tapi kau seperti enggan membuatku tenang
Kau suruh aku berdamai, tapi kau ajak terus aku bertikai
Kau bilang Tuhan Maha Pengampun, tapi terus terusan kau hujat Tuhan tanpa ampun

Lalu aku harus apa?
Karepmu iku yo opo?

Kau suruh aku membangun, semua yg kubangun kauremehkan
Kau suruh aku menyimpan, semua yang ada, kau hamburkan, nyaris tak tersisa
Kau suruh aku ke kebun, kebunku kau pasaki dgn bangunan bangunan mewah
Kau bilang, ayo bicara , aku bicara, kau bilang banyak omong dan cerewet
Ketika aku terdiam, tanpa suara, kau merasa diabaikan, tak punya lawan  
Kaubilang koreksilah, aku koreksi kau marah
Aku bilang suka sukamulah, kau tak suka
Aku bilang terserah, kau marah tak terima.

Lalu, karepmu iku piye? 
Maumu itu apa?
Atau kau yang harus kuapakan.

Surabaya 11 Januari 2020
Edisi yang belum sempat dan belum pernah diposting.#edisimodifkekinian



0Comments

Previous Post Next Post